RHS – Responsible Hemp Standard
Control Union’s Responsible Hemp Standard redefines the global hemp industry by championing the advancement of the modern industrial hemp industry, whether its certified hemp fiber destined for the garment industry, cellulose for commercial product development or primary or secondary non-direct ingredients for the pharmaceutical industry or health and wellness.
Standar Hemp yang Bertanggung Jawab (RHS)
Tentang Standar
Dikembangkan oleh industri hemp, untuk industri hemp, pendekatan berbasis jaringan ini menyatukan pertanian, bisnis, dan mitra, meningkatkan keterlacakan, kepatuhan sosial, keberlanjutan, dan praktik pertanian regeneratif dalam rantai pasokan hemp bersertifikat.
Pada intinya, Standar Hemp yang Bertanggung Jawab adalah inisiatif pertama dari jenisnya di sektor pertanian, yang bertujuan untuk mendorong praktik yang bertanggung jawab dan memastikan produksi produk berbasis hemp yang berkelanjutan. Standar ini mencakup berbagai sektor, termasuk tenun, non-tenun, pangan, dan pakan, masing-masing dengan model rantai pengawasan spesifik yang dirancang untuk memenuhi persyaratan sektor tertentu. RHS dirancang untuk mengangkat industri hemp global melalui peningkatan keterlacakan dan transparansi, yang berlandaskan pada praktik pertanian berkelanjutan, metodologi pertanian regeneratif, dan kepatuhan sosial.
Kekuatan di balik model sertifikasi sukarela berbasis jaringan ini terletak pada kolaborasi dan tindakan kolektif para pemangku kepentingan di seluruh rantai pasokan. Dengan bergabung bersama, pertanian hemp, bisnis, dan pelaku lainnya menciptakan jaringan yang kohesif yang mendukung implementasi dan penegakan standar keberlanjutan.
Rantai Pasokan Hemp yang Berwawasan ke Depan
Standar Hemp yang Bertanggung Jawab (RHS) merupakan kerangka kerja komprehensif yang mencakup spektrum area krusial yang vital bagi pertanian peserta. Penekanan unik program ini pada aspek-aspek inti tersebut memberdayakan pertanian untuk berkembang dalam rantai pasokan hemp yang bersertifikat dan berwawasan ke depan, selaras dengan norma keberlanjutan industri dan persyaratan pasar. Dedikasi RHS terhadap keberlanjutan menggarisbawahi tanggung jawab lingkungan dan sosial, sementara Manajemen Tanaman memberikan panduan untuk praktik budidaya yang optimal. Mulai dari pelaksanaan metode Pemanenan yang cermat hingga ketaatan terhadap pedoman Pengolahan, pendekatan yang tepat senantiasa dijaga.