Tourism
Tentang Industri
Pariwisata
Sektor perjalanan dan pariwisata pulih dengan kuat setelah pandemi. Diperkirakan tidak akan lama sebelum rekor-rekor sebelumnya tercapai kembali. Pada saat yang sama, ada pula seruan yang kuat dalam sektor ini untuk membangun kembali dengan lebih baik.
Pariwisata perlu dikelola secara bertanggung jawab untuk menciptakan siklus dampak positif bagi komunitas lokal, budaya, lingkungan, dan perekonomian. Hal ini membutuhkan tanggung jawab dan tindakan nyata dari pelaku bisnis pariwisata dan pemangku kepentingan lainnya, serta menghadirkan banyak tantangan sekaligus peluang dalam sektor ini.
Sertifikasi Pariwisata Berkelanjutan
Sertifikasi pariwisata berkelanjutan dirancang untuk secara sukarela menilai dan memantau dampak lingkungan dan sosial dari organisasi pariwisata atau destinasi yang memfasilitasi kegiatan pariwisata. Verifikasi independen yang kompeten terhadap kinerja keberlanjutan bisnis pariwisata dapat dilakukan oleh lembaga sertifikasi yang terakreditasi.
Audit di lokasi untuk memastikan bisnis mematuhi kriteria keberlanjutan.
Kriteria Keberlanjutan yang Berbeda
Bagi konsumen, label-label ini menunjukkan bahwa persyaratan dasar yang umumnya diterima untuk pariwisata berkelanjutan telah dipenuhi dan bahwa perusahaan berkomitmen pada pendekatan yang berkelanjutan terhadap lingkungan dan komunitas lokal di destinasi tertentu.
-
Kebijakan sosial (yaitu hak asasi manusia, tenaga kerja yang adil, dan perlindungan anak)
-
Dampak lingkungan (yaitu emisi CO2, air, limbah, keanekaragaman hayati, kesejahteraan hewan)
-
Rantai pasokan dan pengadaan
-
Mitra bisnis
-
Dan lain-lain
Manfaat bagi Anda
Sertifikasi Control Union & GSTC
GSTC adalah standar atau norma global untuk pariwisata berkelanjutan dan sebanding dengan kerangka kerja lain seperti MSC atau FSC. Selain itu, Sertifikasi GSTC merupakan audit pihak ketiga terhadap bisnis pariwisata berdasarkan standar GSTC.
Standar Sertifikasi Pariwisata Berkelanjutan Kami
Sertifikasi Green Choice
Kami menciptakan sertifikasi Green Choice pada tahun 2013 sebagai standar pariwisata berkelanjutan yang didasarkan pada kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan di seluruh dunia dan disesuaikan dengan kondisi lokal.
Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan, menciptakan kesadaran lingkungan yang lebih besar, dan meningkatkan pelestarian keanekaragaman hayati. Sertifikasi ini diakui oleh Travalyst sebagai sertifikasi keberlanjutan yang sesuai dengan kriterianya.